Minggu, 31 Juli 2011

PUASA

keluh, menanti, akhirnya adikku tertidur
bunda memasak di siang hari,
bumbu terkena panasnya penggorengan membuat wewangian.
wewangian yang sangat sedap.

tak tahan aku, pikiran jadi kacau gara-gara sedapnya wangi masakan bunda.
aku heran, bunda bisa tahan mencium bau sedap itu.
di otaku hanya maghrib- dan maghrib.... tapi sekarang baru dzuhur.
lama ku nanti, ku lihat jam seperti berhenti dan malas berputar.

wahai waktu jangan permainkan aku.
wahai bau sedap itu nantilah saja kau hadir.
wahai perangai buruk keluarlah.
capek aku, akhirnya aku ikut adikku saja.
tidur dengan indah dan menjadi berkah. amin

SUNSET

ahhh gila dunia ini.
aku dan dia menatap mentari itu.
yang sudah malu ketika aku tatapi.
dia merah merona terlihat.

di kejauhan mentari itu menantap malu.
kulihat lingkaran berwarna-warni menghias sore ini.
ku rangkul sidia dengan cerita-cerita indah.
melihat mentari ditemani pasir dan deru ombak menemani aku.

aku dan si dia menikmati mentari yang malu melihat kami berdua bermesraan.
pelangi memberikan keindahan tambahan.
deru ombak membuat hati kami berdua bagai disurga.
semilir angin membuat kami berdua melayang-layang dalam cinta.

ohhh my love, semoga hari ini menjadi hari yang selalu kita ingat.
aku tak ingin terpisahkan dari mu sekarang atau esok.
tapi takdir lah yang membuat kita terpisahkan.
aku ikhlas berpisah darimu setelah hari yang romantis ini.