Minggu, 04 September 2011

Mandi Pagi

Uawhhhhhhhhhhh..... menguap mulutku menahan kantuk yang menempel. kupaksakan diriku bangun dipagi ini. kugerakan satu persatu tubuhku dengan paksa kujauhkan bantal dan guling dariku seperti aku tak butuh mereka. dering alarm membuat aku segerakan diri bangun, aku langsung duduk di sofa dan ku ambil remote TV klik....TV menyalah. kuambil air teh yang sudah disediakan. denyut jantung kembali normal, kepala ini sudah mulai berfikir. awal hidup telah dimulai. aku ambil handuk dan memasuki kamar mandi aku seperti kucing ketika bertemu air. segar.segar. ini baru awal.

Sabtu, 27 Agustus 2011

Pening

Kacau dunia....
bagai api neraka yang tak pernah padam
benar jadi salah, salah jadi paling benar
ah ih uh eh oh, saling menghardik.

ku tak tahu apa itu benar dan apa itu salah.
yang kutau apa yang akan ku dapat.
ku tak mau berfikir rumit
karena akan membuatku menjadi tak mengerti

aaaaaa pecah kepala ini kaloe ku pikirkan negara ini
siapa aq, buat apa kau pikirkan.
ahhhh capek aku, tetes keringat ini mengucur.
aku adalah mimpi dan aku bukan siapa-siapa.


(Kaloe baca jangan pusing yaaa)

Minggu, 31 Juli 2011

PUASA

keluh, menanti, akhirnya adikku tertidur
bunda memasak di siang hari,
bumbu terkena panasnya penggorengan membuat wewangian.
wewangian yang sangat sedap.

tak tahan aku, pikiran jadi kacau gara-gara sedapnya wangi masakan bunda.
aku heran, bunda bisa tahan mencium bau sedap itu.
di otaku hanya maghrib- dan maghrib.... tapi sekarang baru dzuhur.
lama ku nanti, ku lihat jam seperti berhenti dan malas berputar.

wahai waktu jangan permainkan aku.
wahai bau sedap itu nantilah saja kau hadir.
wahai perangai buruk keluarlah.
capek aku, akhirnya aku ikut adikku saja.
tidur dengan indah dan menjadi berkah. amin

SUNSET

ahhh gila dunia ini.
aku dan dia menatap mentari itu.
yang sudah malu ketika aku tatapi.
dia merah merona terlihat.

di kejauhan mentari itu menantap malu.
kulihat lingkaran berwarna-warni menghias sore ini.
ku rangkul sidia dengan cerita-cerita indah.
melihat mentari ditemani pasir dan deru ombak menemani aku.

aku dan si dia menikmati mentari yang malu melihat kami berdua bermesraan.
pelangi memberikan keindahan tambahan.
deru ombak membuat hati kami berdua bagai disurga.
semilir angin membuat kami berdua melayang-layang dalam cinta.

ohhh my love, semoga hari ini menjadi hari yang selalu kita ingat.
aku tak ingin terpisahkan dari mu sekarang atau esok.
tapi takdir lah yang membuat kita terpisahkan.
aku ikhlas berpisah darimu setelah hari yang romantis ini.